BINTEK APLIKASI SIAP BANGUN PDF Print E-mail
Written by Lestari   
Tuesday, 17 October 2017 11:07

      Pelaksanaan Bintek / Pelatihan Aplikasi SIAP BANGUN pada tanggal 13 Oktober 2017 di Ruang Rapat Ex Samsat Lingkungan Pemerintah Kota Tegal. Diikuti oleh beberapa Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) dan Badan Keswadayaan Masyakarakat (BKM) Kota Tegal.

   SIAP BANGUN (Sistem Informasi dan Aplikasi Perencanaan Pembangunan) sebagai media elektronik untuk menampung usulan kegiatan yang dibutuhkan oleh masyarakat secara langsung melibatkan masyarakat untuk aktif dengan mengunduh aplikasi tersebut pada play store handphone android. Pada aplikasi SIAP BANGUN yang telah diunduh masyarakat dapat memberikan masukan dengan mengupload foto objek yang akan menjadi usulan kegiatan dengan memberi keterangan mengenai apa yang menjadi permasalahan baik di lingkungan RT/RW, Kelurahan, Kecamatan, maupun Kota.
       Dalam pelatihan ini aplikasi SIAP BANGUN diharapkan peserta dapat mensosialisasikan dengan baik untuk dapat dipergunakan membantu memberikan jalan keluar dan untuk menjembatani antara pemerintah Kota Tegal dengan masyarakat secara efisien dan praktis tersampaikan tepat sasaran menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang muncul di lapangan yang belum menjadi usulan pembangunan pemerintah kota Tegal. Usulan-usulan yang telah masuk ke dalam aplikasi SIAP BANGUN selanjutnya akan ditindaklanjut sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang tertuju pada rencana kerja jangka panjang, menengah maupun jangka pendek pembangunan pemerintah Kota Tegal.

Peserta mengikuti Bintek / Pelatihan Aplikasi SIAP BANGUN 

















Last Updated on Wednesday, 22 November 2017 20:25
 
FGD IMPLEMENTASI KOTA TANGGUH 2017 PDF Print E-mail
Written by Lestari   
Friday, 29 September 2017 09:07



     Bappeda Kota Tegal ikut berkontribusi dalam memfasilitasi Focus Group Discussion (FGD) dari Tim Peneliti Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota Fakultas Universitas Diponegoro Semarang sehubungan dengan pelaksanaan kegiatan Penelitian Unggulan Perguruan Tinggi (PUPT) Hibah DPRM Kementrian Dikti Tahun 2017 dengan judul "Permodelan Pengembangan Wilayah Perkotaan Pesisir Utara Jawa Tengah Menuju Implementasi Kota Tangguh (Resilient City)". Pelaksanaan diadakan pada hari Kamis 28 September 2017 jam 12.30 s/d 16.00 WIB di Ruang Rapat Kantor Bappeda Kota Tegal yang dihadiri oleh Kepala Bappeda Kota Tegal Bapak Ir. H. Nur Effendi, M.Si didampingi Kepala Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Bappeda Kota Tegal, Kepala Sub Bidang Infrastruktur Bappeda Kota Tegal dan Kepala Sub Bidang Pengembangan Wilayah Bappeda Kota Tegal, Ketua Tim Peneliti dari Fakultas Teknik Undip Semarang Ibu Dr. Ing. Wiwandari, ST, MT, MPS dan perwakilan dari dinas terkait seperti Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Kota Tegal, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kota Tegal, dan perwakilan dari Tim KOTAKU (Kota Tanpa Kumuh) Kota Tegal.

Terlihat beberapa dinas terkait saling berdiskusi dalam FGD ini

     FGD ini meliputi ruang lingkup bahasan mengenai bencana-bencana akibat perubahan iklim seperti kekeringan, banjir, rob, tanah longsor, angin puting beliung, dan kebakaran. Selain itu untuk mengetahui data dan informasi pendukung seperti jumlah dan waktu kejadian bencana, lokasi kejadian bencana dan tata guna lahan daerah terkena bencana, dampak atau kerugian yang ditimbulkan dan mencari penyebab dari bencana yang terjadi di Kota Tegal, ketinggian air maksimum dan minimum serta durasi maksimum dan minimum terjadinya genangan khusus akibat bencana banjir. Dalam FGD ini pula dibahas mengenai program yang telah dilakukan OPD maupun pihak eksternal terkait program penanganan dan pengurangan resiko bencana. 

    
    Letak Geografis Kota Tegal yang berada di Pesisir Pantai Utara, walaupun terbebas dari bahaya tanah longsor dan letusan gunung berapi namun rawan terhadap bahaya banjir, potensi banjir di Kota Tegal disebabkan beberapa hal, luapan air sungai, hujan deras, rob, dan banjir kiriman. Daerah terdampak yang sering terjadi meliputi, Kelurahan Kaligangsa, Cabawan dan Krandon (luapan air sungai kaligangsa), Kelurahan Mintaragen dan Tegalsari (Rob) dan Kelurahan Randu gunting, Pesurungan Kidul, Debong Kulon, Kraton serta Margadana (genangan air saat hujan deras) untuk meminimalisir potensi bencana telah dilakukan beberapa program pembangunan seperti pembangunan folder, kolam retensi, groin pantai untuk menangani abrasi dan kerusakan pantai serta normalisasi kali dan sungai. Selain itu Bappeda Kota Tegal juga telah melaksanakan pembangunan dan pemeliharan infrastruktur diantaranya melalui program kawasan pesisir pantai Kota Tegal masterplan water front city kawasan PAI dan penataan pantai muarareja.


Last Updated on Wednesday, 22 November 2017 20:34
 
PAMERAN PRODUK INOVASI (PPI) 2017 PDF Print E-mail
Written by Lestari   
Monday, 18 September 2017 11:01

    Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Harteknas ke – 22) pemerintah provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Pameran Produk Inovasi (PPI) 2017 dengan tema “Inovasi Untuk Kemandirian dan Daya Saing Bangsa” (Ayo Inovasi, Kita Kuat, Kita Mandiri). Pameran dilaksanakan pada hari jumat-minggu tanggal 15-17 September 2017 di GOR Jetayu, Panjang Wetan, Pekalongan Utara, Kota Pekalongan. Dibuka oleh Gubernur Jawa Tengah Bapak Ganjar Pranowo dan diikuti seluruh pemerintah daerah provinsi Jawa Tengah Kabupaten/Kota, Swasta, UMKM, Perguruan Tinggi Negeri/Swasta dan beberapa komunitas lainnya. Terdapat stand-stand yang masing-masing memamerkan produk unggulan daerah yang kreatif dan unik sehingga dapat mendorong minat masyarakat untuk mengembangkan inovasi lain yang menarik dan mempunyai daya nilai lebih dalam bisnis maupun teknologi.
     Dalam PPI 2017 di GOR Jetayu tidak hanya stand-stand saja yang dipamerkan ada juga berbagai lomba yang diikuti diantaranya lomba Jateng Robotic Competition, Lomba APHICS, Lomba Moto Contez Motor & Mobil, Lomba Desain Kriya, Lomba Musik Rampak Barang Bekas, Lomba Mewarnai TK dan lain-lainnya.
       Pemerintah Kota Tegal melalui BP4D Kota Tegal ikut berpartisipasi dalam acara PPI dengan mengikutsertakan juara lomba kreativitas dan inovasi masyarakat (Krenova) kota Tegal 2017. Produk dan hasil karya diantaranya alat pengendali listrik dengan smartphone dengan media bluetooth untuk menyalakan dan mematikan alat-alat listrik seperti lampu, TV, kipas angin dsb; krupuk antor sotong yang berbahan dasar tepung tapioka yang dicampur dengan sotong dan diberi warna hitam dari tinta sotong; aplikasi tegal tourism berbasis mobile yang dapat memberikan informasi seputar Tegal seperti tempat wisata, wisata kuliner, hotel, bioskop dan tempat hiburan lainnya; mesin potong pipa yang merupakan alat pemotong pipa besi menggunakan bahan baku bekas; lampu dari kulit kerang dengan memanfaatkan hasil laut menggunakan kulit kerang yang disusun sebagai hiasan cantik lampu. Dalam pameran tersebut produk krupuk antor sotong cukup menarik perhatian pengunjung karena olahan krupuk antor yang menjadi khas produk unggulan kota Tegal ini berbeda dari biasanya, menggunakan sotong menambah cita rasa yang lebih enak pedas dan gurih dengan kemasan yang praktis dan menarik.

Pengunjung terliat antusias mencicipi krupuk antor sotong 
      Pelaksanaan Pameran Produk Inovasi (PPI) Tahun 2017 ini menjadi sarana penghubung antara pemerintah dan masyarakat dalam memberikan sosialisasi dan bentuk kemandirian berinovasi dalam berkarya secara kreatif melahirkan ide-ide produk yang mampu bersaing di pasar dengan produk lainnya dan untuk kedepannya dapat terus dilaksanakan sehingga masyarakat lebih bersemangat mengembangkan dan mewujudkan produk unggulan yang diminati oleh mitra bisnis maupun para konsumen pada umumnya.


Last Updated on Wednesday, 22 November 2017 20:56
 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Page 9 of 10